| Berkat TUHAN pangkal selamat 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. 127:3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. 127:4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. 127:5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang. | 127:1 <> Unless the LORD builds the house, They labor in vain who build it; Unless the LORD guards the city, The watchman stays awake in vain.
127:2 [It is] vain for you to rise up early, To sit up late, To eat the bread of sorrows; [For] so He gives His beloved sleep.
127:3 Behold, children [are] a heritage from the LORD, The fruit of the womb [is] a reward.
127:4 Like arrows in the hand of a warrior, So [are] the children of one's youth.
127:5 Happy [is] the man who has his quiver full of them; They shall not be ashamed, But shall speak with their enemies in the gate. |